Berapa biaya pengobatan? Berapa lama perlu tinggal di Guangzhou? Apakah bisa mengajukan klaim asuransi? Apakah ada yang membantu saat tiba? Bagaimana tindak lanjut setelah kembali ke Indonesia? Berikut pertanyaan yang paling sering diajukan pasien internasional sebelum memutuskan untuk menjalani pengobatan di luar negeri.
01 · ESTIMASI BIAYA
Rp175–395 Juta
Berapa Perkiraan Biaya Pengobatan?
Perkiraan biaya pengobatan kanker umumnya sekitar Rp175 juta–Rp395 juta. Biaya aktual akan bergantung pada jenis kanker, kondisi pasien, metode pengobatan, jumlah sesi, obat-obatan, serta pemeriksaan yang diperlukan.
*Biaya akhir bergantung pada evaluasi dokter spesialis dan tindakan pengobatan yang benar-benar diberikan.
02 · PEMBAYARAN
Bayar Bertahap
Apakah Harus Membayar Semuanya di Awal?
Tidak. Pembayaran dilakukan sesuai tahapan pengobatan. Pasien membayar biaya untuk tahap yang sedang dijalani terlebih dahulu. Setelah dokter mengonfirmasi tahap berikutnya, barulah biaya pengobatan untuk tahap tersebut dibayarkan.
03 · ASURANSI
Pay & Claim
Apakah Biaya Pengobatan Bisa Diklaim ke Asuransi?
Tergantung pada ketentuan polis Anda, pengajuan klaim dapat dilakukan melalui sistem Pay & Claim. Rumah sakit dapat menyediakan dokumen sesuai pengobatan yang diterima, seperti tagihan, kuitansi resmi, surat diagnosis, laporan medis, dan ringkasan pulang.
*Persetujuan klaim dan jumlah penggantian biaya bergantung pada ketentuan polis masing-masing serta hasil penilaian perusahaan asuransi.
04Berapa Lama Saya Perlu Tinggal di Guangzhou?
Lama tinggal bergantung pada rencana pengobatan. Beberapa pemeriksaan, evaluasi, atau terapi jangka pendek mungkin memerlukan sekitar 5–10 hari. Jika membutuhkan rangkaian radioterapi lengkap, terapi obat, atau pengobatan kombinasi, satu tahap pengobatan dapat berlangsung sekitar 2–7 minggu. Apakah pasien dapat kembali ke Indonesia setelah tahap tersebut akan ditentukan berdasarkan evaluasi dokter.
05Di Mana Lokasi Rumah Sakit?
Rumah sakit berlokasi di Guangzhou, Guangdong, Tiongkok. Pasien internasional umumnya dapat terbang ke Bandara Internasional Baiyun Guangzhou. Setelah jadwal penerbangan dan pengobatan dikonfirmasi, kami dapat membantu koordinasi kedatangan dan proses menuju rumah sakit.
06Mengapa Mempertimbangkan Pengobatan di Luar Negeri? Apakah Tidak Bisa Berobat di Indonesia?
Mempertimbangkan pengobatan di luar negeri bukan berarti layanan medis di Indonesia tidak memadai. Tujuannya adalah mendapatkan pendapat medis tambahan dan pilihan pengobatan tambahan. Sebagian pasien ingin mengetahui apakah radioterapi presisi, terapi proton, terapi intervensi, terapi sistemik, atau pendekatan multidisiplin dapat menjadi pilihan lain yang sesuai dengan kondisi mereka.
07Apakah Saya Harus Terbang ke Tiongkok Sebelum Dokter Dapat Menilai Kondisi Saya?
不需要。可以先提交病理、CT / MRI / PET影像、验血、基因检测及既往治疗记录,由医疗团队先做初步评估。先了解治疗方向、预计时间和预算,Baru Putuskan Apakah Akan Berangkat。
08Apakah Berobat ke Tiongkok Akan Merepotkan?
Setelah arah pengobatan dikonfirmasi, kami dapat membantu koordinasi persiapan rekam medis, evaluasi medis, janji rumah sakit, perjalanan, kedatangan di Guangzhou, rawat inap/pemeriksaan, pengobatan, kepulangan dari rumah sakit, serta tindak lanjut setelah kembali ke Indonesia. Pasien tidak perlu mengurus seluruh proses sendiri dari awal.
09Apakah Ada Penjemputan Saat Saya Tiba di Guangzhou?
Penjemputan bandara dan koordinasi menuju rumah sakit dapat dibantu. Setelah penerbangan dikonfirmasi, kirimkan detail penerbangan terlebih dahulu. Jika pasien memiliki keterbatasan mobilitas atau membutuhkan kursi roda, mohon informasikan kepada koordinator sebelumnya.
10Bagaimana Jika Saya Tidak Bisa Berbahasa Mandarin?
Koordinator medis dapat membantu komunikasi penting, termasuk konsultasi dokter, penjelasan rencana pengobatan, proses rawat inap, pemeriksaan, serta koordinasi tindak lanjut. Tujuannya agar pasien dan keluarga memahami dengan jelas kondisi saat ini, alasan suatu pengobatan direkomendasikan, dan langkah berikutnya.
11Apakah Saya Harus Dirawat di Rumah Sakit Selama Seluruh Masa Pengobatan?
Tidak selalu. Pasien yang kondisinya stabil dan jenis pengobatannya memungkinkan dapat tinggal di luar rumah sakit dan datang kembali sesuai jadwal terapi. Pasien yang menjalani operasi, tindakan intervensi, membutuhkan pemantauan ketat, atau kondisi fisiknya lebih lemah mungkin perlu menjalani rawat inap.
12Apakah Harus Ada Anggota Keluarga yang Mendampingi?
Tidak semua pasien diwajibkan didampingi anggota keluarga. Namun, pasien lanjut usia, memiliki keterbatasan mobilitas, kondisi fisik yang lebih lemah, atau menjalani operasi maupun pengobatan yang lebih kompleks umumnya disarankan didampingi setidaknya satu anggota keluarga.
13Apakah Semua Pemeriksaan Harus Diulang di Tiongkok?
Tidak. Dokter akan terlebih dahulu meninjau rekam medis yang sudah ada. Hasil patologi, pencitraan, pemeriksaan darah, dan pemeriksaan genomik yang masih relevan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi. Pemeriksaan tambahan hanya dilakukan bila informasi belum mencukupi, hasil pencitraan sudah lama, kondisi pasien berubah, atau diperlukan data yang lebih akurat untuk perencanaan pengobatan.
14Bagaimana Jika Pengobatan Lebih Lama dari Perkiraan? Apakah Visa Bisa Diperpanjang?
Jika pengobatan membutuhkan masa tinggal yang lebih lama di Tiongkok, informasikan kepada tim koordinasi sedini mungkin. Rumah sakit dapat menyediakan dokumen pengobatan atau rawat inap yang relevan sesuai kondisi, dan kami dapat membantu menjelaskan proses serta dokumen yang diperlukan untuk perpanjangan visa. Persetujuan, lama perpanjangan, dan persyaratan dokumen tetap mengikuti peraturan serta keputusan otoritas imigrasi Tiongkok yang berlaku.
15Apakah Saya Harus Kembali ke Tiongkok Setiap Bulan untuk Kontrol?
Tidak selalu. Banyak pemeriksaan rutin seperti tes darah, CT, dan MRI dapat dilakukan di Indonesia atau di tempat tinggal pasien sesuai arahan dokter. Laporan dan hasil pencitraan kemudian dapat dikirimkan kepada tim medis untuk ditinjau secara jarak jauh. Kembali ke Guangzhou dapat dipertimbangkan apabila diperlukan pengobatan lanjutan atau evaluasi langsung.
16Bagaimana Jika Saya Mengalami Efek atau Gejala Setelah Kembali ke Indonesia?
Komunikasi medis tidak berhenti setelah pengobatan selesai. Jika muncul efek terkait pengobatan, perubahan gejala, atau Anda telah melakukan pemeriksaan darah maupun pencitraan baru setelah kembali ke Indonesia, Anda tetap dapat menghubungi tim koordinasi. Bila diperlukan, kami dapat membantu mengoordinasikan evaluasi medis jarak jauh dan tahap perawatan berikutnya.
17Dokumen Apa yang Perlu Saya Siapkan untuk Evaluasi Dokter?
Dokumen yang disarankan meliputi: laporan patologi, laporan CT / MRI / PET terbaru beserta gambar aslinya, hasil pemeriksaan darah terbaru, riwayat operasi / kemoterapi / radioterapi, obat yang sedang digunakan, serta laporan pemeriksaan genomik / NGS jika tersedia. Jika dokumen belum lengkap, kirimkan terlebih dahulu dokumen yang sudah Anda miliki; selanjutnya dapat ditentukan apa saja yang masih diperlukan.
18Apakah Saya Bisa Berkonsultasi Walaupun Belum Memutuskan untuk Pergi ke Tiongkok?
Bisa. Anda tidak perlu langsung memutuskan untuk pergi ke luar negeri atau memilih jenis pengobatan. Biarkan tim medis terlebih dahulu meninjau kondisi dan riwayat pengobatan Anda, kemudian tentukan langkah selanjutnya berdasarkan rekomendasi medis, perkiraan waktu, biaya, dan kondisi pribadi pasien.