Bukan Hanya Satu Dokter,
tetapi Satu Tim Lengkap yang Menilai Bersama.
Mulai dari perawatan kanker komprehensif dan radioterapi presisi hingga fisika medis serta intervensi minimal invasif, keputusan untuk kasus kanker yang kompleks memerlukan penilaian bersama dari berbagai spesialisasi, dengan terlebih dahulu menentukan masalah utama yang perlu ditangani sebelum memilih teknologi yang paling sesuai.
Kanker yang Kompleks Tidak Seharusnya Ditentukan oleh Satu Spesialisasi Saja.
MDT yang sebenarnya bukan sekadar menggabungkan pendapat dari berbagai spesialisasi. Pendekatannya dimulai dengan menentukan masalah utama yang paling perlu ditangani saat ini, lalu membandingkan prioritas dari berbagai jalur perawatan.
Lalu Pilih Teknologi yang Paling Sesuai.
Berkonsultasi dengan Dokter Bedah Tidak Berarti Operasi Harus Dilakukan Terlebih Dahulu.
Dalam beberapa kasus, jika penentuan stadium dan evaluasi menyeluruh belum dilakukan terlebih dahulu, metastasis jauh atau tingkat kesulitan lokal yang lebih besar dari perkiraan baru diketahui setelah operasi, sehingga pasien mungkin kehilangan waktu yang lebih tepat untuk pilihan terapi lain.
Berkonsultasi dengan Onkologi Medis Tidak Berarti Hanya Terus Mengganti Obat.
Ketika terapi obat memberikan hasil yang terbatas, perlu dievaluasi kembali apakah terdapat lesi besar yang dapat dikendalikan secara lokal, apakah biopsi ulang diperlukan, atau apakah strategi perawatan secara keseluruhan perlu disesuaikan.
Radioterapi Bukan Berarti Semakin Tinggi Dosis Semakin Baik.
Radioterapi presisi perlu mempertimbangkan lokasi lesi, dosis radiasi sebelumnya, toleransi jaringan normal, cakupan target dan kemungkinan kebutuhan terapi ulang di masa depan.
Percayakan Penanganan Kanker Kompleks kepada Tim yang Lebih Lengkap dan Berpengalaman.
Spesialis onkologi senior, tim radioterapi presisi, fisikawan medis dan tim intervensi minimal invasif bekerja bersama, membentuk kemampuan onkologi yang padat pengalaman, multi-platform dan lintas disiplin mulai dari strategi hingga pelaksanaan teknis.
Kasus kompleks dinilai bersama oleh spesialis onkologi yang memiliki pengalaman luas dalam praktik klinis, penelitian dan penanganan kasus sulit.
Berdasarkan profil spesialis tim, hingga tahun 2024 para ahli radioterapi inti telah menyelesaikan lebih dari 5.000 perawatan radioterapi untuk tumor ganas.
Berbagai platform seperti CyberKnife, TomoTherapy, TrueBeam, Halcyon, Ethos, HyperArc dan terapi proton dapat dipertimbangkan secara terkoordinasi.
Anggota tim memiliki latar belakang pelatihan termasuk di Henry Ford Cancer Institute di Amerika Serikat dan Chang Gung Memorial Hospital di Taiwan, serta pengalaman dalam penggunaan peralatan internasional dan fisika medis.
Berdasarkan catatan tim intervensi, ribuan prosedur minimal invasif telah dilakukan untuk tumor paru, hepatobilier, payudara dan saluran pencernaan.
Onkologi medis, onkologi radiasi, fisika medis, onkologi intervensi, pencitraan dan spesialisasi lain dapat terlibat bersama dalam menentukan jalur perawatan untuk kasus kompleks.
Radioterapi Presisi Bukan Sekadar Peralatan Canggih.
Yang Benar-Benar Membuat Perbedaan adalah Tim dan Pengalaman.
Mulai dari penilaian klinis, penentuan target dan perencanaan dosis hingga image guidance, pengelolaan gerakan pernapasan dan verifikasi keselamatan, radioterapi presisi tinggi bergantung pada kerja sama tim, kedalaman pengalaman dan kemampuan menjalankan perawatan di berbagai platform.
Yang Menentukan Kualitas Perawatan adalah Penilaian, Perencanaan dan Pelaksanaan.
Lesi kompleks, radioterapi ulang, pengelolaan gerakan pernapasan dan terapi stereotaktik membutuhkan integrasi tujuan klinis, perencanaan fisika dan kemampuan perangkat dalam satu jalur perawatan yang terkoordinasi.
Radioterapi Presisi yang Sebenarnya adalah Sistem Lengkap “Penilaian × Perencanaan × Pelaksanaan”.
Radioterapi bukan sekadar memilih satu mesin dan menentukan dosis. Kasus kompleks perlu mempertimbangkan lokasi tumor, riwayat radiasi sebelumnya, toleransi jaringan normal, gerakan pernapasan, cakupan target, image guidance dan kemungkinan terapi ulang di masa depan.
CyberKnife M6 · SRS / SBRT
TomoTherapy · Cakupan Target Kompleks
Ethos · Radioterapi Adaptif
Terapi Proton · Perlindungan Jaringan NormalUntuk Satu Kasus Kompleks,
Spesialisasi Apa Saja yang Mungkin Perlu Menilai Bersama?
Tidak semua pasien membutuhkan keterlibatan semua spesialisasi. Namun pada kasus yang benar-benar kompleks, tim pencitraan, patologi, onkologi radiasi, onkologi medis, intervensi dan tim lainnya sering perlu bekerja bersama untuk menentukan prioritas perawatan.
Mulailah dengan Melihat Keseluruhan Kasus. Patologi · Stadium · Riwayat Perawatan · Risiko Saat Ini · Tujuan Perawatan
Nilai MDT pada kasus kompleks bukan untuk menambah jumlah terapi, tetapi untuk mengurangi urutan terapi yang keliru, perawatan berulang dan kehilangan waktu yang tidak perlu.