TIM ONKOLOGI MULTIDISIPLIN

Bukan Hanya Satu Dokter,
tetapi Satu Tim Lengkap yang Menilai Bersama.

Mulai dari perawatan kanker komprehensif dan radioterapi presisi hingga fisika medis serta intervensi minimal invasif, keputusan untuk kasus kanker yang kompleks memerlukan penilaian bersama dari berbagai spesialisasi, dengan terlebih dahulu menentukan masalah utama yang perlu ditangani sebelum memilih teknologi yang paling sesuai.

Onkologi Radiasi Onkologi Medis Fisika Medis Onkologi Intervensi
Satu Pasien. Satu Tim. Satu Keputusan yang Terkoordinasi. Anda tidak perlu menebak spesialisasi mana yang harus ditemui terlebih dahulu. Untuk kasus kompleks, yang lebih penting adalah menentukan prioritas perawatan terlebih dahulu, kemudian memutuskan spesialisasi mana saja yang perlu terlibat bersama.
Tim spesialis onkologi Rumah Sakit Jinshazhou, Guangzhou University of Chinese Medicine
TIM ONKOLOGI MULTIDISIPLIN MDT · Presisi · Kolaborasi
Filosofi Tim
FILOSOFI TIM

Kanker yang Kompleks Tidak Seharusnya Ditentukan oleh Satu Spesialisasi Saja.

MDT yang sebenarnya bukan sekadar menggabungkan pendapat dari berbagai spesialisasi. Pendekatannya dimulai dengan menentukan masalah utama yang paling perlu ditangani saat ini, lalu membandingkan prioritas dari berbagai jalur perawatan.

PRINSIP UTAMA KAMI Pertama Tentukan Masalah Utama yang Paling Perlu Ditangani,
Lalu Pilih Teknologi yang Paling Sesuai.
Operasi, radioterapi, terapi sistemik dan terapi intervensi bukanlah pilihan yang saling bersaing. Untuk pasien dengan kanker kompleks, yang lebih penting adalah menentukan kapan terapi lokal perlu diprioritaskan, kapan terapi sistemik dibutuhkan, terapi mana yang dapat dikombinasikan dan terapi mana yang sebaiknya ditunda.
01

Berkonsultasi dengan Dokter Bedah Tidak Berarti Operasi Harus Dilakukan Terlebih Dahulu.

Dalam beberapa kasus, jika penentuan stadium dan evaluasi menyeluruh belum dilakukan terlebih dahulu, metastasis jauh atau tingkat kesulitan lokal yang lebih besar dari perkiraan baru diketahui setelah operasi, sehingga pasien mungkin kehilangan waktu yang lebih tepat untuk pilihan terapi lain.

Pendekatan Satu Spesialisasi Pertama menilai apakah operasi dapat dilakukan.
Pendekatan MDT Pertama menilai apakah operasi memang menjadi prioritas saat ini.
02

Berkonsultasi dengan Onkologi Medis Tidak Berarti Hanya Terus Mengganti Obat.

Ketika terapi obat memberikan hasil yang terbatas, perlu dievaluasi kembali apakah terdapat lesi besar yang dapat dikendalikan secara lokal, apakah biopsi ulang diperlukan, atau apakah strategi perawatan secara keseluruhan perlu disesuaikan.

Pendekatan Satu Spesialisasi Mencoba mengganti ke obat lain.
Pendekatan MDT Mengevaluasi kembali mengapa penyakit belum terkontrol dengan baik.
03

Radioterapi Bukan Berarti Semakin Tinggi Dosis Semakin Baik.

Radioterapi presisi perlu mempertimbangkan lokasi lesi, dosis radiasi sebelumnya, toleransi jaringan normal, cakupan target dan kemungkinan kebutuhan terapi ulang di masa depan.

Pendekatan Satu Spesialisasi Pertama melihat apakah dosis dapat dinaikkan.
Pendekatan MDT Mempertimbangkan kontrol penyakit, keamanan dan ruang untuk terapi jangka panjang.
Bukan “Menggunakan Mesin Apa Pun yang Kami Miliki”, tetapi “Menggunakan Apa yang Paling Dibutuhkan Pasien Saat Ini”. Teknologi perawatan hanyalah alat. Yang paling penting adalah menentukan jalur perawatan yang tepat terlebih dahulu.
Tim Onkologi Kelas Dunia
TIM ONKOLOGI KELAS DUNIA

Percayakan Penanganan Kanker Kompleks kepada Tim yang Lebih Lengkap dan Berpengalaman.

Spesialis onkologi senior, tim radioterapi presisi, fisikawan medis dan tim intervensi minimal invasif bekerja bersama, membentuk kemampuan onkologi yang padat pengalaman, multi-platform dan lintas disiplin mulai dari strategi hingga pelaksanaan teknis.

TIM AHLI SENIOR Tim Ahli Senior Berpengalaman

Kasus kompleks dinilai bersama oleh spesialis onkologi yang memiliki pengalaman luas dalam praktik klinis, penelitian dan penanganan kasus sulit.

PENGALAMAN VOLUME TINGGI
5000+

Berdasarkan profil spesialis tim, hingga tahun 2024 para ahli radioterapi inti telah menyelesaikan lebih dari 5.000 perawatan radioterapi untuk tumor ganas.

RADIOTERAPI KOMPREHENSIF Sistem Radioterapi Presisi Multi-Platform

Berbagai platform seperti CyberKnife, TomoTherapy, TrueBeam, Halcyon, Ethos, HyperArc dan terapi proton dapat dipertimbangkan secara terkoordinasi.

PELATIHAN INTERNASIONAL Latar Belakang Pelatihan & Teknologi Internasional

Anggota tim memiliki latar belakang pelatihan termasuk di Henry Ford Cancer Institute di Amerika Serikat dan Chang Gung Memorial Hospital di Taiwan, serta pengalaman dalam penggunaan peralatan internasional dan fisika medis.

ONKOLOGI INTERVENSI Pengalaman Ribuan Prosedur Intervensi

Berdasarkan catatan tim intervensi, ribuan prosedur minimal invasif telah dilakukan untuk tumor paru, hepatobilier, payudara dan saluran pencernaan.

KEPUTUSAN MULTIDISIPLIN Keputusan Tidak Dibuat oleh Satu Dokter Saja

Onkologi medis, onkologi radiasi, fisika medis, onkologi intervensi, pencitraan dan spesialisasi lain dapat terlibat bersama dalam menentukan jalur perawatan untuk kasus kompleks.

Perawatan kelas dunia bukan tentang satu mesin. Yang terpenting adalah tim, pengalaman, dan kemampuan memilih jalur perawatan yang tepat.
Tim Radioterapi
TIM RADIOTERAPI · PRESISI DI BALIK TEKNOLOGI

Radioterapi Presisi Bukan Sekadar Peralatan Canggih.
Yang Benar-Benar Membuat Perbedaan adalah Tim dan Pengalaman.

Mulai dari penilaian klinis, penentuan target dan perencanaan dosis hingga image guidance, pengelolaan gerakan pernapasan dan verifikasi keselamatan, radioterapi presisi tinggi bergantung pada kerja sama tim, kedalaman pengalaman dan kemampuan menjalankan perawatan di berbagai platform.

Peralatan radioterapi presisi
TIM + TEKNOLOGI Mesin Hanyalah Alat.
Yang Menentukan Kualitas Perawatan adalah Penilaian, Perencanaan dan Pelaksanaan.

Lesi kompleks, radioterapi ulang, pengelolaan gerakan pernapasan dan terapi stereotaktik membutuhkan integrasi tujuan klinis, perencanaan fisika dan kemampuan perangkat dalam satu jalur perawatan yang terkoordinasi.

Radioterapi Presisi yang Sebenarnya adalah Sistem Lengkap “Penilaian × Perencanaan × Pelaksanaan”.

Radioterapi bukan sekadar memilih satu mesin dan menentukan dosis. Kasus kompleks perlu mempertimbangkan lokasi tumor, riwayat radiasi sebelumnya, toleransi jaringan normal, gerakan pernapasan, cakupan target, image guidance dan kemungkinan terapi ulang di masa depan.

5000+ Berdasarkan profil spesialis, hingga tahun 2024 ahli radioterapi inti telah menyelesaikan lebih dari 5.000 kasus radioterapi tumor ganas
Top 10 Tim memiliki pengalaman fisika medis pada level Top 10 internasional dalam perencanaan radioterapi
SRS / SBRT / Radioterapi PresisiPerawatan lokal presisi tinggi untuk lesi berukuran kecil dan tumor di lokasi yang kompleks.
IGRT / Image GuidanceMemastikan posisi dan area target sebelum terapi untuk meningkatkan konsistensi penyinaran yang diberikan.
Pengelolaan Gerakan PernapasanUntuk lesi di paru, hati dan area lain yang bergerak saat bernapas, membantu mengurangi kesalahan akibat perubahan posisi.
Proton & Koordinasi Multi-PlatformMemilih platform radioterapi yang paling sesuai berdasarkan kondisi pasien dan karakteristik target, bukan hanya bergantung pada satu perangkat.
CyberKnife M6CyberKnife M6 · SRS / SBRT
TomotherapyTomoTherapy · Cakupan Target Kompleks
EthosEthos · Radioterapi Adaptif
Proton TherapyTerapi Proton · Perlindungan Jaringan Normal
Jaringan Spesialisasi MDT
JARINGAN SPESIALISASI MDT

Untuk Satu Kasus Kompleks,
Spesialisasi Apa Saja yang Mungkin Perlu Menilai Bersama?

Tidak semua pasien membutuhkan keterlibatan semua spesialisasi. Namun pada kasus yang benar-benar kompleks, tim pencitraan, patologi, onkologi radiasi, onkologi medis, intervensi dan tim lainnya sering perlu bekerja bersama untuk menentukan prioritas perawatan.

KASUS PASIEN Bukan Memilih Spesialisasi Terlebih Dahulu.
Mulailah dengan Melihat Keseluruhan Kasus.
Patologi · Stadium · Riwayat Perawatan · Risiko Saat Ini · Tujuan Perawatan
Pencitraan / Kedokteran Nuklir Penentuan stadium melalui pencitraan, PET/MR, identifikasi lesi dan evaluasi sebelum perawatan.
Onkologi Medis Kemoterapi, terapi target, imunoterapi dan strategi terapi sistemik.
Onkologi Radiasi SRS, SBRT, IMRT, radioterapi ulang dan strategi kontrol lokal.
Patologi Diagnosis patologi, IHC dan konfirmasi molekuler bila diperlukan.
Onkologi Intervensi Intervensi vaskular dan non-vaskular, ablasi serta terapi lokal minimal invasif.
Fisika Radiasi Perencanaan dosis, image guidance, pengelolaan gerakan pernapasan dan keselamatan terapi.
Bedah Menilai manfaat operasi, kemungkinan reseksi dan waktu operasi yang tepat.
Perawatan Suportif / Integratif Pengelolaan gejala, nutrisi, rehabilitasi dan dukungan menyeluruh selama masa perawatan.
MDT yang Sebenarnya Bukan tentang “Lebih Banyak Orang”, tetapi Setiap Spesialisasi Menjawab Pertanyaan yang Sama: Apa yang Paling Perlu Dilakukan Pasien Berikutnya?

Nilai MDT pada kasus kompleks bukan untuk menambah jumlah terapi, tetapi untuk mengurangi urutan terapi yang keliru, perawatan berulang dan kehilangan waktu yang tidak perlu.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN KASUS